4 rumet


Ramah tamah Aidilfitri


Ku Harus Terluka

Ku harus lupakanmu.. maaf ku telah singgah dihatimu..
Kau tak pernah tahu dalam hatiku..
Kau tak pernah sedar kejamnya aku..
Ku duakan cintaku, ku khianati cinta…
Aku tak setia.. Aku tak bisa untuk setia..
Hatiku sepi tiada yang peduli..
Hatiku sunyi tiada yang disisi..
Lantasku cari keindahan yang baru, itu kamu!!
Kau temani langkahku, kau nuranikan jiwaku..
Aku asyik dalam sentuhan cintamu..
Kau mencintaiku seutuh hatimu..
Kau buat aku lupa pada kenyataan hidupku..
Kenyataan yang tak pernah kau tahu..
hingga dia pulang, baru ku terjaga..
bahwa aku punya dia… bahwa aku punya cinta
sebelum dirimu.. Maafkan aku..
Memang dia bersalah terlalu lama meninggalkanku..
Memang ku bersalah terlalu dalam mencintainya..
hingga ku tak biasa hidup tanpa cinta.. dan
ku cari cinta yang lain.. Maafkan aku, dua cintaku..
Ku harus memilih tanpa kau tahu..
Aku mulai menusuk hatimu..
Kau kan sakit hati.. Kau pasti sakit hati..
Ku minta amarahmu tumbuh..
Walau cintamu ku rasakan lebih indah,
tapi ku harus berhenti..
Dia yang pertama ku cintai..
Kau tak sedar ku khianati…
Dia tak tahu ku curangi..
Harap kau terluka.. Harap kau membenciku
sedalam kau mencintaiku..
Maaf ku duakan…

Ku UkiR InDaH nAmAmU

If I let you go
Something I belong
Forever will be gone
The love is never shine
Is so hard to say since you far away
Nothing gonna do
The love is only you
To the end of time
I’ll be missing you

Entah kemana
Akanku cari
Rasa cinta yang
Pernah ku miliki
Janji setia
Sehidup semati
Dan hanya waktu yang
Memisahkan kita
Namun semua
Telah berakhir
Untukku

Harus ku akui
Sampai detik ini
tak akanku lupa
Kisah cinta kita
Abadi untukmu
Yang ku ukir indah

If I let you go
Something I belong
Forever will be gone
The love is never shine
Is so hard to say since you far away
Nothing gonna do
The love is only you
To the end of time
I’ll be missing you

Harus ku akui
Sampai detik ini
Tak akanku lupa
Kisah cinta kita
Abadi untukmu
Kan ku ukir indah namamu

Harus ku akui
Sampai detik ini
Tak akanku lupa
Kisah cinta kita
Abadi untukmu
Kan ku ukir indah namamu

Harus ku akui
Sampai detik ini
Tak akanku lupa
Kisah cinta kita
Abadi untukmu
Kan ku ukir indah namamu

Abadi untukmu
Kan ku ukir indah namamu

SeAdAnYa aQ

Tak dapat ku kotakan
Seperti yang sudah-sudah
Bagai memetik butir bintang
Yang jauh tampak terang
Tak sanggup ku mungkir dalam sayang

Tak mampu ku berikan
Mimpi di luar jangkauan
Terimalah yang setulusnya
Aku di depan mata
Seadanya aku manusia

Aku peraih kasih sayang
Rindu pada ketulusan belaian
Engkau yang mendamaikan rasa ragu
Dengan cinta tak seperti dulu

Istana yang ku bina
Biarpun kali kedua
Terimalah yang setulusnya
Aku di depan mata
Seadanya aku manusia

Aku peraih kasih sayang
Rindu pada ketulusan belaian
Engkau yang mendamaikan rasa ragu
Dengan cinta tak seperti dulu